Majelis Sholawat Burdah di Masjid Kamaluddin dimulai kembali besuk malam yaitu: Senin malam Selasa 19 Juni 2023 dimulai bakda isya’.
Majelis ini merupakan Majelis Rutinan setiap malam Selasa Pahing yang sudah berjalan sekitar 17 tahun lebih di Masjid Kamaluddin. Majelis ini dipimpin oleh Habib Rifqi Al-Jaelani dari Pondok Ledok Klaten Jawa Tengah.
Sholawat burdah merupakan syair, kasidah, atau puisi dalam bahasa Arab yang berisi pujian dan doa yang dipanjatkan untuk Nabi Muhammad SAW. Sholawat ini terdiri dari 160 bait dan dibagi menjadi 10 pasal. Empat bait pertama dan satu tambahan syair lainnya sering diamalkan dan disyairkan oleh para pecinta sholawat.
Mengutip buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat oleh M. Syukron Maksum, sholawat ini ditulis oleh Imam Muhammad bin Sa‘id Al Busyiri, seorang penyair dari Mesir, pada tahun 658 – 666 H/1260-1268 M. Ia menulis syair tersebut atas perintah Rasulullah yang datang ke mimpinya saat ia tengah menderita penyakit faalij (setengah lumpuh).
Sebelumnya, ia sudah mendatangi semua dokter di Mesir, tetapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Suatu malam, ia bermimpi bertemu Nabi Muhammad dan mendapat perintah untuk menyusun syair yang berisi pujian kepadanya. Ia pun menyusun 160 bait sholawat dengan 10 pasal.
Setelah menyusun syair tersebut, ia kembali bermimpi bertemu Rasulullah. Dalam mimpi kedua itu, Nabi Muhammad menyelimutinya dengan Burdah (mantel). Ketika bangun, sembuhlah beliau dari sakit lumpuh yang dideritanya. Sholawat tersebut pun diberi nama Burdah yang berarti mantel dan juga dikenal sebagai Bur’ah yang berarti shifa (kesembuhan).
Majelis ini biasa dihadiri dari beberapa wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun jamaah dari luar DIY, karena bersifat terbuka untuk umum, siapa saja boleh hadir dan ikut bersholawat Burdah bersama, ujar Juriyanto seorang pengurus rutinan tersebut.