Kunci Selamat Manusia
Krapyak, 7 Juni 2023
Menukil dari isi Kitab al-Mawaidh al-‘Ushfuriyyah menerangkan bahwa kunci selamat seorang manusia ada dua yaitu satu merasa jelek (banyak dosa), karena dengan begitu orang akan selalu tidak sombong dan akan selalu memperbaiki serta intropeksi pada setiap apa yang akan dikerjakan. Kemudian yang kedua adalah mencintai dan bergaul dengan orang-orang sholeh terutama ulama-ulama, baik dengan silaturrahmi ataupun berziarah ke makam-makam auliya atau ulama-ulama, hal itu disampaikan oleh KH Umaruddin Masdar saat mengawali ngaji rutinan setiap malam Selasa 2 minggu sekali kemarin Senin, 6 Juni 2023 di Masjid Kamaluddin.
Ngaji Kitab al-Mawaidh al-‘Ushfuriyyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakr al-Ushfury di Masjid Kamaluddin dikaji secara rutin setelah beberapa waktu libur karena kegiatan Ramadhan.
Baca juga: Ridho Terhadap Ketentuan Allah
Kitab al-Mawa’idh al-‘Ushfuriyyah, yang lebih terkenal sebagai kitab Ushfuriyyah banyak dikaji di berbagai pesantren salaf. Ada yang menjadikannya sebagai kitab pelajaran di madrasah. Bahkan sering juga dijadikan sebagai kitab kajian harian,
Usfuriyah adalah kata dari bahasa arab yang kata dasarnya usfurun yang berarti burung pipit atau emprit, kemudian di tambah kata kebangsaan di akhir kata yaitu berupa ya’ nasabiyah sehingga mempunyai arti sebangsa burung pipit.
Sebagai kitab mawa’idh atau nasihat, kitab Ushfuriyyah memiliki keunikan tersendiri jika disandingkan dengan kitab rangkuman hadis lainya. Dalam kitab tersebut terdapat banyak hikayat atau kisah yang unik, yang menerangkan tentang kasih sayang terhadap semua makhluk. Hadis yang dimuat dalam Kitab ‘Usfuriyyah banyak di antaranya yang berupa anjuran atau motivasi. Sebagian juga anjuran terkait dengan bahasan tasawuf seperti anjuran tobat, menghindari sombong, tidak putus asa, dan lainya.
<kang3>







