Eco-Enzyme Teknologi Ramah Lingkungan
Krapyak, 3 Juni 2023
Eco-Enzyme adalah cairan serba guna hasil fermentasi selama 90 hari dari Sisa buah dan sayuran, yang dicampur dengan Gula (gula merah, molase), dan Air (air keran, air hujan, air buangan AC, dan lain-lain).
Larutan Eco-Enzyme mengandung banyak jenis enzim alami yang berasal dari buah dan sayuran, yang dihasilkan oleh mikroba.
Setiap jenis enzim memiliki fungsi penting dalam suatu proses biokimia. Oleh karena itulah Eco-Enzyme memiliki banyak sekali manfaat di bidang kesehatan, pertanian, dan perbaikan kualitas lingkungan. tutur Yuli Pertiwi seorang pegiat dan praktisi pembuat Eco-Enzyme di Kampung Krapyak Wetan.
Baca Juga: Bakteri Kawan Manusia
Lebih lanjut dia mengatakan Bahwa Eco-Enzyme dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong — pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, yang melakukan penelitian selama 30 tahun. Eco-Enzyme diperkenalkan secara lebih luas oleh Dr. Joean Oon, seorang peneliti Naturopathy dari Penang, Malaysia.
Dr. Ros membagikan ilmu dan penelitiannya tentang Eco-Enzyme selama 30 tahun secara cuma-cuma, dengan harapan agar semua orang tergerak untuk menyelamatkan Bumi.
Kegunaan Eco-Enxzyme sangat banyak untuk kehidupan sehari-hari diantaranya sebagai bahan dasar sabun cuci, pembersih closed, pembersih udara, air dari pencemaran bahkan bisa untuk medis sebagai obat gatal dan lainya,
Karena kegunaan sangat banyak sekalidan sangat ramah lingkungan maka dia mengajak masyarakat luas untuk bisa membuat Eco-Enzyme sendiri dan dia bersedia membantunya, ujar Yuli yang juga pengelola bank sampah di RT 03 Krapyak Wetan Panggungharjo Sewon Bantul.
<kang3>







